Seputar Peradilan

KALEIDOSKOP PENYELESAIAN PERKARA TAHUN 2020 DI PENGADILAN AGAMA ARGA MAKMUR

            Rabu 30 Desember 2020 sebagai akhir dari tahun 2020. Sebagai instansi pelaksana teknis yustisial prestasi kinerja Pengadilan Agama Argamakmur salah satunya diukur dari prosentase tingkat penyelesaian perkara yang diterima. Sehubungan dengan hal tersebut total perkara yang diterima oleh Pengadilan Agama Arga makmur dari bulan Januari hingga bulan Desember 2020 berjumlah 970 perkara, dengan klasifikasi perkara contentious/gugatan berjumlah 662 perkara ditambah perkara voluntair/permohonan 308 perkara.

            Pada tahun 2020 Keadaan perkara terus mengalami peningkatan penerimaan perkara dan hannya menyisakan 5 Perkara ditahun 2020, ketua Pengadilan Agama arga makmur Drs. Nasrulloh, SH terus berharap Pengadilan Agama Arga Makmur selalu melakukan peningkatan-peningkatan dalam kinerja serta memberikan apresiasi kepada seluruh persona Pengadilan Agama arga Makmur terhadap capaian penyelesaian perkara di tahun ini.

            Berikut berdasarkan jenis perkara yang diselesaikan tahun 2020 sebagai mana tabel berikut:

NO

JENIS PERKARA

JUMLAH

1.

Cerai Talak

192

2.

Cerai Gugat

470

3.

Dispensasi Kawin

166

4.

Isbat Nikah

131

5.

Izin poligami

2

6.

Gugatan Waris

3

7.

Penetapan Ahli Waris

4

8.

Penguasaan Anak/Hadhonah

1

9.

Pengangkatan Anak

1

10.

JUMLAH

970

Jika dilihat berdasarkan statistik perkara yang di selesaikan tahun 2019 dan 2020 pada Pengadilan Agama Arga makmur maka dapat dilihat sebagaimana di bawah ini:

 

statistik Perkara

            Begitu juga dengan capaian perkara ecourt perkara secara elektronik yang merupakan program unggulan DIRJEN BADILAG, Pengadilan Agama Arga Makmur menerima perkara ecourt sebanyak 74 perkara. Berikut data ecourt dapat dilihat dari aplikasi ecourt di bawah ini:

Peta Ecourt 2021           

Pengabdian tidak mencapai hakikat Pengabdian, kecuali jika ia menganggap apa yang berada dalam genggamannya sebagai miliknya sehingga dapat diterapkan dalam kinerja serta tidak lupa apa yang dikerjakan hendaknya dikembalikan kepada niat yang berharap menjadi amal ibadah yang diterima nantinya

(Penulis Lisma Haryati, S.Ag)